Gema Kalam Ilahi di Bumi Maros: MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dimulai

banner 468x60

POSTIMUR MAROS – Langit Kabupaten Maros tampak lebih benderang pada 12 April 2026. Alunan ayat-ayat suci Al-Qur’an kini membahana, menandai dimulainya perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Lapangan Pelantikan, di Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, disulap menjadi pusat syiar yang megah, menyatukan semangat 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam satu wadah pengagungan kalam Allah.

Gelaran yang berlangsung hingga 18 April 2026 ini bukan sekadar perlombaan biasa. Ia adalah panggung pembuktian bagi para kafilah terbaik yang telah melatih napas dan tajwid mereka demi memuliakan kitab suci.

Simbol Persatuan Pemimpin Daerah Tak hanya dimeriahkan oleh para peserta, pembukaan MTQ kali ini menjadi bukti kokohnya sinergi pimpinan daerah. Sebanyak 24 kepala daerah—baik bupati maupun wali kota, didampingi wakil mereka—hadir memenuhi deretan kursi kehormatan. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat dukungan penuh terhadap pembinaan nilai-nilai agama di Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, hadir langsung didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, serta Kepala Dinas Pendidikan, Andi Ikbal Najamuddin. Dalam suasana yang khidmat, keberadaan para petinggi provinsi ini kian menegaskan bahwa MTQ XXXIV adalah agenda prioritas dalam memperkuat karakter spiritual masyarakat.

Maros di Bawah Kepemimpinan Chaidir Syam Bagi masyarakat Maros, 2026 menjadi tahun bersejarah. Ini adalah kali pertama Kabupaten Maros dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ tingkat provinsi di bawah kepemimpinan Bupati Chaidir Syam. Wajah-wajah antusias warga memadati setiap sudut lokasi sejak pagi, membuktikan bahwa semangat religius masyarakat Maros menyambut perhelatan ini dengan tangan terbuka dan sukacita yang meluap.

“Ini adalah momentum emas bagi kami. Selain syiar Islam, kami berharap kehadiran ribuan kafilah dan tamu dari seluruh pelosok Sulawesi Selatan akan menggerakkan roda ekonomi lokal serta memperkenalkan keramah-tamahan masyarakat Maros kepada khalayak luas,” ujar Bupati Maros di sela-sela kemeriahan acara.

Lebih dari Sekadar Lomba MTQ XXXIV di Maros diharapkan tidak hanya berhenti pada penentuan siapa yang terbaik dalam melantunkan ayat. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi katalisator bagi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup di tengah arus zaman.

Hingga 18 April mendatang, Maros akan menjadi titik episentrum gema Qur’ani di Sulawesi Selatan. Dari Lapangan Pallantikang, harapan besar disematkan: agar nilai-nilai luhur yang dikumandangkan di sini mampu meresap ke dalam jiwa masyarakat, membawa keberkahan, serta mempererat tali persaudaraan antarwilayah di “Butta Salewangang”.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *