POSTIMUR SULSEL – Semangat pembaruan dan penguatan gerakan koperasi mahasiswa kembali mengemuka dengan keluarnya nama Muhammad Hidayat sebagai bakal calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia periode mendatang.,Jumat (15/05/2026).
Dengan mendorong semangat kolektif, inovatif, dan transformatif, Muhammad Hidayat menyatakan komitmennya untuk menghadirkan laboratorium ekonomi mahasiswa agar terciptanya pada kader koperasi mahasiswa yang mampu berdaya dan berdampak di seluruh Indonesia.
Menurut Muhammad Hidayat, koperasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda sekaligus menjadi ruang kaderisasi kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
“Koperasi mahasiswa bukan hanya wadah usaha, tetapi juga harus mampu menjadi ruang pengabdian dan perjuangan mahasiswa dalam mewujudkan keadilan ekonomi dan keadilan sosial, ditengah dinamika bangsa yang semakin kompleks” ujar Muhammad Hidayat.
Dalam pencalonannya, ia menekankan pentingnya penguatan jaringan antarkoperasi mahasiswa, digitalisasi sistem organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong kolaborasi nasional yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan gerakan koperasi mahasiswa di era modern.
Dukungan terhadap pencalonan Muhammad Hidayat terus mengalir dari berbagai elemen aktivis koperasi mahasiswa yang menginginkan hadirnya kepemimpinan baru yang tidak hanya mampu mengemukakan teori, namun mampu membawa Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia menjadi organisasi yang semakin aktif, solid, dan berdampak luas bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Mengusung jargon “Koperasinya Mahasiswa, Mahasiswa Berkoperasi”, Muhammad Hidayat ingin membangun semangat baru bahwa koperasi mahasiswa harus kembali menjadi rumah besar bagi kreativitas, kemandirian, dan gerakan ekonomi mahasiswa di seluruh Indonesia. Jargon tersebut menjadi simbol ajakan kepada seluruh mahasiswa untuk aktif terlibat dalam membangun budaya berkoperasi yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, Muhammad Hidayat juga menegaskan pentingnya transformasi organisasi yang berbasis pada penguatan kaderisasi dan pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, koperasi mahasiswa harus mampu hadir tidak hanya sebagai organisasi formal kampus, tetapi juga sebagai ruang pengembangan kompetensi, kewirausahaan, dan kepemimpinan generasi muda yang berdaya saing.
Melalui pencalonan ini, Muhammad Hidayat berharap dapat menghadirkan gerakan bersama yang lebih progresif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebermanfaatan nyata bagi seluruh anggota koperasi mahasiswa di Indonesia. Ia mengajak seluruh kader dan aktivis koperasi mahasiswa untuk bersama-sama membangun masa depan gerakan koperasi mahasiswa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Pencalonan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi koperasi mahasiswa sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda Indonesia





