Meneguhkan Amanah di Ujung Tombak Pelayanan: Pengukuhan Ketua RW dan RT Kelurahan Bontoa

POSTIMUR MAROS – Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor Lurah Bontoa pada hari ini., Rabu (29/04/2026). Barisan tokoh masyarakat yang menjadi representasi suara warga berkumpul untuk satu tujuan mulia: mengukuhkan komitmen pengabdian demi kemajuan wilayah. Acara Pengukuhan dan Penandatanganan Fakta Integritas Ketua RW dan RT se-Kelurahan Bontoa resmi digelar sebagai tonggak baru pelayanan publik yang lebih transparan dan berintegritas.

Simbol Sinergi dan Integritas

Bukan sekadar prosesi seremonial, penandatanganan Fakta Integritas ini merupakan janji suci di hadapan negara dan masyarakat. Empat sosok pemimpin kewilayahan yang resmi dikukuhkan adalah:

1.Faisal Mattoreang sebagai Ketua RW Panjallingan.
2.Saharuddin, S.M sebagai Ketua RW Talawe Pattunggalengang.
3.H. Muhammad Tahir sebagai Ketua RW Suli-Suli.
4.Bahar Nompo sebagai Ketua RW Bontoa.

Keempatnya, bersama jajaran Ketua RT, kini memikul mandat sebagai jembatan langsung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil warga di lapangan.

Kehadiran Tokoh Kunci

Acara ini menjadi kian bermakna dengan kehadiran Camat Bontoa, Muh. Maudu, S.Hut., M.S.P., yang memberikan arahan strategis mengenai pentingnya peran RW dan RT sebagai ujung tombak pembangunan. Didampingi oleh Lurah Bontoa, Aji Iful, atmosfer kolaborasi sangat terasa di dalam ruangan.

Tak hanya dari unsur birokrasi, dukungan penuh juga datang dari lembaga kemasyarakatan dan unsur keamanan. Ketua LPM Bontoa, Faisal, hadir memberikan dukungan moral bagi para pengurus yang baru dilantik. Sementara itu, sinergi tiga pilar kamtibmas terlihat nyata dengan kehadiran Bhabinkamtibmas, Aipda Husain, dan Babinsa Kelurahan Bontoa, Serka Jumadi, guna memastikan stabilitas dan keamanan lingkungan tetap terjaga di bawah kepemimpinan yang baru.

Pesan Utama: Melayani dengan Hati

Dalam sambutannya, Camat Bontoa menekankan bahwa Fakta Integritas yang ditandatangani bukan sekadar kertas formalitas. “Ini adalah kontrak sosial. Ketua RW dan RT adalah orang pertama yang dicari warga saat ada masalah, dan orang pertama yang harus memberikan solusi dengan penuh kejujuran,” tegas Muh. Maudu.

Senada dengan hal tersebut, Lurah Bontoa, Aji Iful, berharap agar koordinasi antar lingkungan semakin solid. Dengan semangat baru dari para ketua yang terpilih, Kelurahan Bontoa diharapkan mampu bertransformasi menjadi wilayah yang lebih tertib, rukun, dan inovatif.

Harapan Baru

Bagi warga Bontoa, pengukuhan Faisal Mattoreang, Saharuddin, H. Muhammad Tahir, dan Bahar Nompo membawa angin segar. Di tangan para pemimpin lingkungan inilah, aspirasi warga dititipkan. Dengan tanda tangan yang telah dibubuhkan, langkah pengabdian dimulai—menuju Bontoa yang lebih baik, berintegritas, dan bersahaja.

Selamat bertugas kepada para Ketua RW dan RT yang telah dikukuhkan. Mari merajut perubahan dari lingkungan terkecil kita!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *