Merajut Silaturahmi di Bulan Penuh Berkah: BM PAN Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab Bupati Maros

banner 468x60

POS TIMUR MAROS – Pada Jumat, 6 Maret 2026, suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Maros. Di tengah senja yang perlahan menyapa, dihiasi suara azan Magrib yang merdu dari masjid-masjid sekitar, BM PAN Sulawesi Selatan menggelar acara Buka Puasa Bersama dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk nyata upaya mempererat silaturahmi antar kader dan pengurus BM PAN dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan.

Hadir dalam acara tersebut pengurus DPW BM PAN Sulsel, bersama Ketua DPD BM PAN dari Bantaeng, Luwu, Pare-Pare, dan Bulukumba. Suasana akrab tercipta sejak awal, dengan salam bersahabat, tawa ringan, dan obrolan hangat yang mengalir sebelum waktu berbuka tiba. Nuansa spiritual Ramadhan menyatu dengan semangat persatuan dan militansi pergerakan pemuda, menjadikan malam itu lebih dari sekadar acara seremonial—melainkan momen refleksi dan penguatan solidaritas.

“Ramadhan adalah bulan yang sarat makna. Di samping saat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bulan ini juga menjadi momentum terbaik bagi kita untuk merajut kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena kesibukan,” ucap Chaidir Syam, Ketua BM PAN Sulawesi Selatan, saat memberikan sambutan.

Chaidir juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh pengurus BM PAN Sulsel. “Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kekompakan dalam menjalankan roda organisasi,” tambahnya, disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir.

Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, acara ini turut menjadi pemicu semangat dalam menyongsong agenda besar yang sedang dipersiapkan oleh BM PAN Sulsel. Dalam sambutannya, Chaidir mengumumkan bahwa setelah Hari Raya Idulfitri, pihaknya akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Serentak untuk seluruh DPD di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam regenerasi kepemimpinan serta penguatan struktur organisasi di tingkat daerah. Puncaknya, pada bulan Juli mendatang, BM PAN akan menggelar Kongres Nasional, yang menjadi forum penting dalam menentukan arah dan kebijakan organisasi secara nasional.

“Musda dan Kongres bukan sekadar acara administratif. Ini adalah ajang untuk mendengarkan aspirasi akar rumput, memperkuat kaderisasi, dan menegaskan kembali komitmen kita sebagai pemuda yang peduli terhadap kemajuan bangsa,” tegas Chaidir.

Di tengah hidangan berbuka yang sederhana namun penuh berkah—kurma, air mineral, kolak pisang, dan aneka takjil khas daerah—percakapan berlanjut tentang peran strategis pemuda dalam pembangunan sosial dan politik. Tak sedikit cerita inspiratif muncul dari kader muda dari pelosok daerah, membuktikan bahwa semangat perubahan tumbuh subur di bawah naungan BM PAN.

Buka puasa bersama yang digelar di tanah Maros ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ia menjadi simbol bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia, nilai-nilai kebersamaan, kesatuan, dan semangat kebangsaan masih kokoh di hati para kader muda. Di bulan yang suci ini, BM PAN Sulsel tak hanya menahan haus dan lapar—tapi juga meneguhkan tekad: bahwa di balik setiap butir kurma, ada semangat perjuangan yang terus bernyala.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *