POSTIMUR MAROS – Dalam lanskap politik organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros, pernyataan tegas dari Ketua Ansor Maros, Abustan Dj mengenai pertarungan posisi ketua DPD KNPI Maros menjadi sorotan yang patut diapresiasi. Pernyataan bahwa perjuangan harus berlanjut sampai tahap pemilihan dan segala tawaran posisi tertentu sebelum pemilihan akan ditolak bukan sekadar ucapan biasa, melainkan cerminan dari komitmen terhadap prinsip demokrasi dan integritas dalam berorganisasi.,Sabtu (11/04/2026).
KNPI, sebagai wadah persatuan berbagai organisasi kepemudaan, memiliki peran penting dalam menggerakkan potensi pemuda untuk pembangunan daerah. Posisi ketua DPD KNPI Maros bukanlah sekadar jabatan yang memberikan status, melainkan tanggung jawab besar untuk memimpin, mengoordinasikan, dan mewakili aspirasi seluruh pemuda di Maros. Oleh karena itu, proses pemilihan ketua harus berjalan dengan transparan, adil, dan terbuka, di mana setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan visi, misi, dan kemampuan yang dimiliki.
Keteguhan Ansor Maros untuk menolak tawaran posisi tertentu sebelum pemilihan adalah langkah yang berani dan bijaksana. Tawaran semacam itu seringkali dapat menjadi godaan yang mengganggu proses demokrasi, bahkan bisa mengarah pada praktik-praktik yang tidak sehat dalam berorganisasi. Dengan menolaknya, Ansor Maros menunjukkan bahwa mereka menghargai proses pemilihan sebagai sarana yang sah untuk menentukan pemimpin yang benar-benar dipilih oleh mayoritas anggota. Hal ini juga mengirimkan pesan bahwa integritas dan prinsip lebih berharga daripada jabatan yang didapatkan dengan cara yang tidak sesuai dengan aturan.
Perjuangan sampai tahap pemilihan juga menunjukkan semangat juang yang tinggi dari pihak Ansor Maros. Mereka tidak mau menyerah atau mengambil jalan pintas, melainkan ingin membuktikan bahwa mereka layak memimpin melalui proses yang sah dan diakui. Hal ini tentu akan memberikan contoh yang baik bagi organisasi kepemudaan lainnya di Maros, bahwa dalam setiap perebutan posisi kepemimpinan, harus ada komitmen untuk mematuhi aturan dan menghormati proses demokrasi.
Namun, perjuangan ini tidak akan mudah. Tentu akan ada berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi, baik dari dalam maupun luar organisasi. Namun, dengan keteguhan hati dan komitmen yang kuat, Ansor Maros telah menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi segala tantangan tersebut. Semoga perjuangan mereka dapat membawa hasil yang positif, yaitu terpilihnya ketua DPD KNPI Maros yang benar-benar mampu memimpin pemuda Maros menuju kemajuan dan pembangunan yang lebih baik.
Pada akhirnya, pernyataan Ketua Ansor Maros adalah pengingat bagi kita semua bahwa demokrasi harus dijaga dan dihormati dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam organisasi kepemudaan. Hanya dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa pemimpin yang terpilih adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan, integritas, dan dukungan dari mayoritas anggota. Dan semoga semangat perjuangan yang ditunjukkan oleh Ansor Maros dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga demokrasi dan integritas dalam berorganisasi di Kabupaten Maros.





