Memperkuat Benteng Digital: Maros Gelar Pelatihan Keamanan Siber bagi UMKM di Hari Jadi ke-67

POSTIMUR MAROS – Di tengah gemerlap perayaan Hari Jadi Kabupaten Maros yang ke-67, sebuah langkah strategis dan visioner diambil untuk melindungi masa depan ekonomi lokal. Pada Selasa, 7 Juli 2026, Baruga A Pemkab Maros menjadi pusat perhatian bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengurus organisasi yang hadir untuk mengikuti “Pelatihan Keamanan Siber (Cyber Security)”.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Maros. Mengusung tema tegas, “Jaga Data Rahasia Anda Dari Ancaman Kejahatan Digital: Keamanan Siber Kebutuhan Kita Semua!!”, pelatihan ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.I.P., M.H., dan Wakil Bupati, A. Muetazim Mansyur, S.T., M.Si.

Melindungi Bisnis Kecil dari Ancaman Besar

Di era digital yang penuh peluang, ancaman siber pun kian mengintai, terutama bagi UMKM yang seringkali menjadi sasaran empuk peretasan. Wahriyadi, Sekretaris MEBP PW Muhammadiyah Sulsel sekaligus narasumber utama, menekankan bahwa keamanan siber bukan lagi sekadar urusan teknis bagi instansi besar.

“Keamanan siber adalah kebutuhan krusial bagi keberlangsungan organisasi dan perlindungan data pelaku usaha di era digital saat ini,” ujar Wahriyadi dalam pemaparannya.

Program yang turut didukung oleh APAC Cybersecurity Fund dan The Asia Foundation ini hadir untuk memberikan “perisai” bagi pelaku usaha agar tetap aman dalam menjalankan roda bisnisnya.

Bekal Taktis di Era Digital

Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada tataran teori. Panitia menyajikan sesi komprehensif yang memberikan pembekalan taktis bagi peserta, di antaranya:

Peningkatan Kesadaran Siber: Membedah berbagai modus kejahatan digital terkini.
Instrumen Keamanan TI: Peserta dibekali dokumen checklist praktis yang bisa langsung diterapkan di unit bisnis masing-masing.
Penyusunan SOP: Rekomendasi langkah-langkah strategis dalam menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan siber yang tangguh.
Evaluasi Digital: Sebagai tolok ukur pemahaman, peserta melakukan post-test interaktif melalui pemindaian QR Code di akhir acara.
Komitmen Bersama untuk Maros yang Aman

Acara ini juga menjadi ajang sinergi lintas sektor. Tampak hadir Ketua SMSI Maros, Harmin Thomaru, bersama jajaran pengurus. Kehadiran Askar, S.K.M. (Sekretaris BKNDI Sulsel) dan Fahmi (Penanggung Jawab PLUT Maros) semakin memperkuat dukungan bagi para pelaku UMKM yang hadir.

Sebagai penutup, suasana hangat dan optimis menyelimuti Baruga A saat sesi foto bersama. Para panitia, pengurus SMSI, MEBP PWM Sulsel, dan seluruh peserta kompak mengepalkan tangan ke udara. Kepalan tangan tersebut bukan sekadar simbol perayaan hari jadi, melainkan janji kolektif untuk menjaga kedaulatan data dan membangun ekosistem keamanan siber yang kokoh di Kabupaten Maros.

Setiap peserta pun pulang dengan memdapatkan uang transport, sebuah bukti nyata partisipasi dalam memajukan literasi digital di tanah Maros.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *