POSTIMUR MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros bergerak cepat untuk memastikan roda organisasi di Dinas Perikanan tetap berputar optimal. Pasca wafatnya Kepala Dinas Perikanan sebelumnya, Muhisal, Bupati Maros Chaidir Syam resmi menunjuk Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Nuryadi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan.
Keputusan ini diambil bukan tanpa pertimbangan matang. Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti jajaran birokrasi, Chaidir Syam menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program kerja, terutama yang menyentuh langsung aspek pemberdayaan nelayan dan pengembangan potensi bahari di Kabupaten Maros.
“Kami membutuhkan sosok yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memahami substansi sektor kelautan. Pak Nuryadi memiliki latar belakang pendidikan di bidang perikanan, sehingga kami yakin beliau mampu mengisi kekosongan ini dengan baik,” ujar Chaidir saat memberikan keterangan, Selasa (21/04/2026).
Menjamin Keberlanjutan Program Bagi Chaidir, sektor perikanan merupakan salah satu pilar ekonomi yang vital bagi masyarakat pesisir Maros. Oleh karena itu, transisi kepemimpinan di dinas terkait tidak boleh menghambat agenda strategis yang telah disusun sebelumnya. Nuryadi, yang kini merangkap dua jabatan, diharapkan mampu melakukan koordinasi lintas sektor agar program pemberdayaan nelayan tetap berjalan tanpa kendala berarti.
Menuju Lelang Jabatan Definitif Meski kendali sementara telah diserahkan kepada Nuryadi, Pemerintah Kabupaten Maros memastikan bahwa posisi Kepala Dinas Perikanan nantinya akan diisi secara definitif melalui mekanisme terbuka atau lelang jabatan.
Bupati peraih berbagai penghargaan ini menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Plt yang diberikan kepada Nuryadi berlaku untuk masa jabatan tiga bulan, dengan opsi perpanjangan hingga proses seleksi terbuka rampung.
“Mengenai jadwal lelang, kami belum menetapkan waktu pastinya. Besar kemungkinan proses lelang akan dilakukan secara kolektif, diselaraskan dengan jadwal pengisian posisi lain yang ditinggalkan pejabat memasuki masa pensiun,” pungkas mantan Ketua DPRD Maros tersebut.
Penunjukan ini menjadi langkah taktis Chaidir Syam dalam menjaga stabilitas pemerintahan, seraya memastikan bahwa layanan publik di sektor perikanan tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika birokrasi daerah.





