POS TIMUR MAKASSAR – Di bawah naungan langit Ramadan 1447 H yang penuh keberkahan, semangat berbagi menyelimuti Kota Daeng. Bukan sekadar rutinitas tahunan, kali ini penyaluran bantuan sosial tampil dengan wajah baru yang lebih transparan dan kolaboratif.,Rabu (04/03/2026).
Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggandeng Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Makassar dalam agenda strategis: Sosialisasi Pengelolaan Zakat sekaligus Penyaluran Bantuan Berkah Ramadhan 1447 H.
Kegiatan ini bukan hanya tentang memindahkan bantuan dari tangan pemberi ke tangan penerima, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk mengedukasi masyarakat mengenai tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang akuntabel.
Mahasiswa sebagai Pilar Pengawasan
Keterlibatan PMII dalam momentum ini menandai babak baru sinergi antara gerakan mahasiswa, lembaga amil, dan pemerintah. PC PMII Kota Makassar memosisikan diri bukan sekadar sebagai tamu undangan, melainkan sebagai Mitra Pengawasan yang kritis dan solutif.
Ketua PC PMII Kota Makassar, Muh Arfiansyah Aris, menegaskan bahwa mengawal amanah umat adalah tanggung jawab moral yang harus diemban oleh mahasiswa sebagai agen kontrol sosial.
“Penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta bantuan-bantuan lainnya akan tetap kami awasi dengan ketat. Komitmen kami jelas: memastikan para penerima manfaat adalah mereka yang benar-benar berhak dan tepat sasaran,” tegas Arfiansyah dalam keterangannya.
Menurutnya, pengawasan ini penting untuk menghindari adanya ketimpangan distribusi atau salah sasaran yang seringkali menjadi celah dalam program-program sosial. PMII berkomitmen memastikan bahwa setiap rupiah dari zakat yang dikelola BAZNAS dan setiap paket bantuan dari Pemerintah Kota benar-benar sampai ke tangan Mustahik (orang yang berhak menerima).
Memperkuat Ekosistem Zakat di Kota Makassar
Pemerintah Kota Makassar menyambut baik langkah sinergis ini. Dengan keterlibatan aktivis mahasiswa, diharapkan proses verifikasi dan validasi data penerima di lapangan menjadi lebih akurat. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk mewujudkan manajemen zakat yang modern, transparan, dan terpercaya.
Sosialisasi yang dirangkaikan dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan literasi zakat bagi warga Makassar. Masyarakat diajak untuk memahami bahwa zakat yang dikelola dengan profesional dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan yang efektif.
Harapan di Bulan Suci
Penyaluran bantuan “Berkah Ramadhan 1447 H” ini menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah dinamika ekonomi. Kehadiran PMII, BAZNAS, dan Pemkot Makassar di tengah-tengah warga membawa pesan kuat bahwa negara dan elemen sipil hadir untuk melayani.
Melalui pengawasan yang partisipatif, Ramadan kali ini diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak spiritual bagi individu, tetapi juga jejak sosial yang nyata bagi kemaslahatan seluruh warga Kota Makassar.
Dengan tangan yang saling bergandeng dan mata yang saling menjaga, bantuan tepat sasaran bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah kenyataan yang diperjuangkan bersama.










