Jelang Harlah PMII ke-66, PMII STAI DDI Maros Auduensi dengan Ketua STAI DDI Maros

banner 468x60

Maros – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI DDI Maros melakukan audiensi dengan Ketua STAI DDI Maros Dr. H.C. Muhammad Azmi, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam rangka membahas rencana pelaksanaan Semarak Hari Lahir (Harlah) Ke- 66 PMII yang akan digelar di Kampus STAI DDI Maros.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua STAI DDI Maros ini disambut hangat oleh pihak kampus.

Suasana dialog penuh keakraban dan keterbukaan mewarnai jalannya audiensi, dimana kedua belah pihak berdiskusi secara konstruktif mengenai berbagai agenda yang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Harlah PMII ke 66.

Tidak hanya berfokus pada agenda utama berupa dialog publik yang akan melibatkan mahasiswa dan civitas akademika, audiensi ini juga membahas rencana kegiatan bakti sosial, kata Ketua PMII Komisariat STAI DDI Maros Muhammad Ishak, sesuai keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PMII Komisariat STAI DDI Maros berinisiatif menggelar aksi bersih-bersih di area kampus guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, ujar Ishak lebih lanjut.

Seluruh rangkaian kegiatan ini mengusung tema besar Harlah PMII, yakni “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia.” Tema tersebut mencerminkan komitmen PMII dalam mengintegrasikan gerakan intelektual dengan aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, pihak PMII juga menyampaikan permohonan peminjaman fasilitas kampus untuk pelaksanaan dialog, sekaligus memaparkan konsep kegiatan sosial yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian harlah.

Sementara itu, Ketua STAI DDI Maros Muhammad Azmi menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.

Ia menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi eksternal seperti PMII menjadi nilai tambah dalam pengembangan kapasitas diri sebagai kader muda Nahdlatul Ulama.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mahasiswa STAI DDI Maros tidak hanya berkiprah di dalam kampus, tetapi juga aktif dalam organisasi eksternal seperti PMII. Ini tentu menjadi nilai tambah dalam pengembangan kapasitas diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Komisariat STAI DDI Maros Sahabat Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan harlah ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga sebagai ruang aktualisasi gerakan mahasiswa yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

“Kami ingin Harlah PMII kali ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menghadirkan makna melalui aksi nyata”’imbuhnya.

Dialog yang kami rancang diharapkan mampu melahirkan gagasan kritis, sementara kegiatan bakti sosial menjadi wujud kepedulian kami terhadap lingkungan kampus,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara PMII dan pihak kampus menjadi kunci dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa pihak kampus menegaskan bahwa kegiatan dialog dan bakti sosial yang dirancang mencerminkan keseimbangan antara pengembangan intelektual dan kepedulian sosial.

Hal tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, kritis, dan responsif terhadap lingkungan sekitar, jelasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam menyukseskan rangkaian Harlah PMII Komisariat STAI DDI Maros, katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara organisasi mahasiswa dan pihak kampus, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aktif, bersih, dan inspiratif sebagai wujud nyata kontribusi PMII untuk Indonesia, pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *